PKK dimulai pada tahun 1957 di Desa Jaten, Karanganyar, Jawa Tengah, sebagai gerakan lokal untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program ini didirikan sebagai respons terhadap tingginya angka kemiskinan, kurangnya pendidikan, serta rendahnya kesadaran masyarakat tentang kesehatan dan keluarga berencana. Para pemimpin masyarakat mulai mendorong kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan perempuan, anak-anak, dan keluarga untuk menciptakan kondisi yang lebih baik dalam berbagai aspek kehidupan.
Pada tahun 1967, gerakan ini mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat ketika Ibu Negara, Siti Hartinah Soeharto (Ibu Tien Soeharto), melihat potensi dari gerakan ini dan mendorong agar PKK dijadikan program nasional. Pada tahun 1972, PKK secara resmi diadopsi sebagai bagian dari kebijakan pemerintah untuk pembangunan keluarga dan diberi nama "Program Kesejahteraan Keluarga" atau PKK. Dengan terbentuknya PKK sebagai program nasional, struktur organisasi dibentuk mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa, dengan pengurus yang sebagian besar adalah perempuan.
PKK memiliki sepuluh program pokok yang menjadi pedoman untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga. Program-program ini meliputi:
Setiap program bertujuan untuk mendukung kesejahteraan keluarga di berbagai aspek kehidupan, dari pendidikan dan kesehatan hingga lingkungan dan ketahanan pangan.
PKK menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional karena dianggap sebagai "motor" penggerak di level masyarakat bawah. Melalui PKK, masyarakat diajak untuk aktif dalam berbagai kegiatan seperti pelatihan keterampilan, penyuluhan kesehatan, kegiatan gotong royong, dan kegiatan lain yang mendukung kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara umum. PKK juga banyak berperan dalam program-program pemerintah lainnya seperti posyandu, ketahanan pangan keluarga, dan pendidikan anak usia dini (PAUD).
Seiring waktu, PKK telah mengalami berbagai penyesuaian untuk menjawab tantangan yang terus berkembang, seperti peningkatan literasi digital, pemberdayaan ekonomi melalui UMKM, serta kesadaran akan isu-isu lingkungan dan kesehatan yang semakin kompleks. PKK terus berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian lingkungan hidup.